Gesing
Desa Gesing berasal dari pemukiman awal bernama Pangi, salah satu dari empat tempat yang dituju masyarakat Tamblingan ketika turun dari Alas Mertajati pada akhir abad ke-14. Gesing merupakan bagian integral dari sistem adat Catur Desa dengan peran khusus dalam pelaksanaan upacara adat tahunan dan dua tahunan. Wilayah Gesing berbatasan langsung dengan kawasan Alas Mertajati dan merupakan salah satu desa yang paling aktif dalam perjuangan pengakuan hutan adat. Warga Gesing terlibat aktif dalam kegiatan Brasti (Baga Raksa Alas Mertajati) untuk menjaga kelestarian hutan dari ancaman investasi dan alih fungsi lahan. Desa ini terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, dan memiliki karakteristik alam berupa perkebunan cengkeh dan kopi yang mendominasi bentang lahannya.
