Catur Desa Adat Dalem TamblinganTamblingan.
  • Beranda
  • Wisata
id|en
Catur Desa Adat Dalem TamblinganTamblingan.

Adat Dalem Tamblingan (Desa Gobleg), Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, 81152

Ikuti KKN-PPM UGM Mekar Banjar

  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok

Didukung oleh

  • Joglo NyahPat
  • Kandang Ingkung
  • Navil Natural Organik
  • Nuanu Social Fund
Dikembangkan oleh Mekar Koding (Tim IT Mekar Banjar) · © 2026 Hak cipta dilindungi.

Wisata

Jelajahi destinasi alam dan budaya di kawasan kami

Danau Tamblingan

Danau Tamblingan

Kawasan Alas Mertajati, Munduk, Banjar, Buleleng Danau Tamblingan adalah danau vulkanik yang terletak di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut, dikelilingi hutan tropis Alas Mertajati yang lebat dan lestari. Danau ini merupakan kawasan suci bagi Masyarakat Adat Dalem Tamblingan — dijaga dan disucikan melalui serangkaian upacara adat setiap dua tahun sekali. Keindahan utama Danau Tamblingan terletak pada ketenangan airnya yang bening, pantulan hutan hijau di permukaan danau, dan suasana mistis yang dihadirkan kabut pagi. Pengunjung dapat menikmati perjalanan perahu tradisional (pedahu/jukung) melintasi danau, trekking di tepi hutan, serta menyaksikan pura-pura kuno yang berdiri di tepian danau. Danau ini juga merupakan sumber air bagi masyarakat di dua kabupaten — Buleleng dan Tabanan — menjadikannya bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga ekosistem vital yang harus dijaga bersama.

Baca Selengkapnya →
Air Terjun Munduk

Air Terjun Munduk

Air Terjun Munduk adalah salah satu air terjun paling populer di kawasan Catur Desa, dikelilingi hutan lebat dan jalur trekking alami yang sejuk. Air terjun ini menawarkan suasana tenang dan asri yang cocok untuk relaksasi dan wisata alam. Jalur menuju air terjun dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 20-30 menit dari titik parkir, melewati perkebunan kopi dan cengkeh milik warga setempat. Di sepanjang jalur, pengunjung dapat menikmati pemandangan lembah hijau dan mendengar suara aliran sungai kecil yang mengiringi perjalanan.

Baca Selengkapnya →
Alas Mertajati

Alas Mertajati — Trekking Hutan Adat

Alas Mertajati adalah hutan adat seluas 1.298 hektar yang telah dijaga oleh Masyarakat Adat Dalem Tamblingan selama berabad-abad. Terletak pada ketinggian 1.200–1.400 meter dari permukaan laut, kawasan ini menawarkan pengalaman trekking yang unik sekaligus mendalam secara budaya dan spiritual. Trekking di Alas Mertajati bukan sekadar wisata alam biasa — pengunjung akan dipandu oleh anggota Brasti (Baga Raksa Alas Mertajati) yang akan bercerita tentang perjuangan masyarakat adat, keanekaragaman hayati hutan, dan nilai-nilai filosofis yang tertanam dalam setiap pohon dan mata air. Di dalam hutan terdapat 17 pura kuno tanpa tembok, berbagai jenis tanaman obat, dan beragam flora endemik. Berdasarkan inventarisasi vegetasi (2019), ditemukan puluhan jenis pohon lokal seperti kalijee, kejuang, lentoro, pelindo, dan gintungan yang tumbuh secara alami.

Baca Selengkapnya →
Kebun Kopi

Kebun Kopi Arabika Tamblingan

Kawasan Catur Desa dikenal sebagai penghasil kopi arabika berkualitas tinggi yang tumbuh di lereng pegunungan pada ketinggian optimal. Kebun kopi di Desa Munduk dan Gobleg menjadi salah satu daya tarik agrowisata yang memungkinkan pengunjung melihat langsung proses budidaya, panen, hingga pengolahan kopi. Kopi Arabika Tamblingan dikenal dengan cita rasa yang khas — perpaduan antara ketinggian lereng Gunung Batukaru, tanah vulkanik yang subur, dan metode pengolahan tradisional yang diwariskan turun-temurun. Di Don Biyu, Desa Munduk, pengunjung dapat mencicipi kopi langsung sambil menikmati panorama deretan gunung yang megah. Brasti juga mendorong masyarakat untuk kembali menanam kopi sebagai tanaman keras, menggantikan bunga dan sayuran yang berisiko menyebabkan erosi dan penurunan kualitas air tanah.

Baca Selengkapnya →