Catur Desa Adat Dalem TamblinganTamblingan.
  • Beranda
  • Wisata
id|en
Catur Desa Adat Dalem TamblinganTamblingan.

Adat Dalem Tamblingan (Desa Gobleg), Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, 81152

Ikuti KKN-PPM UGM Mekar Banjar

  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok

Didukung oleh

  • Joglo NyahPat
  • Kandang Ingkung
  • Navil Natural Organik
  • Nuanu Social Fund
Dikembangkan oleh Mekar Koding (Tim IT Mekar Banjar) · © 2026 Hak cipta dilindungi.
← Kembali
Sejarah

Alas Mertajati

Dipublikasikan pada 26 Juli 2025 oleh KKN Mekar Banjar

Alas Mertajati
“......”

Letak dan Topografi

Alas Mertajati merupakan kawasan hutan yang membentang dari utara ke selatan di bagian timur wilayah Adat Dalem Tamblingan. Kawasan Alas Mertajati berada pada ketinggian 1200–1400 meter dari permukaan laut dan mempunyai topografi yang bervariasi mulai dari datar (khususnya di sekitar Danau Tamblingan), agak curam, hingga sangat curam.

Luas dan Komponen Kawasan

Berdasar hasil pemetaan partisipatif, Alas Mertajati mempunyai luas 1.298 hektar, dan di dalamnya terdapat Danau Tamblingan seluas sekitar 160 hektar. Terdapat juga lahan enclave di dalam kawasan hutan berupa lahan pribadi, yaitu tanah kebun ber-Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan luas 14,97 hektar.

Inventarisasi Vegetasi (Oktober 2019)

Pada bulan Oktober 2019 telah dilakukan Inventarisasi Vegetasi Alas Mertajati dengan mengambil titik sampel pengamatan di 14 petak ukur. Berdasar hasil pengamatan pada 14 Petak Ukur (PU), dengan menggunakan penamaan lokal di dalam kawasan Alas Mertajati, terdapat:

  1. 91 jenis pohon
  2. 57 jenis vegetasi bawah

Keragaman terendah ada pada PU 11 dengan 8 jenis vegetasi dan PU 14 dengan 10 jenis vegetasi. Rendahnya keanekaragaman hayati pada PU 14 disebabkan karena PU tersebut berada pada areal hutan bekas rehabilitasi dengan tanaman pokok rasamala (Altingia excelsa).

Namun jenis-jenis pohon lokal seperti kalijee, kejuang, lentoro, pelindo, dan gintungan telah tumbuh secara alami mulai tingkat semai, pancang, hingga tiang. Hal ini menandai bahwa pada wilayah tersebut telah terjadi peningkatan keragaman.

Pembagian Zona Sosial Masyarakat

Secara sosial, masyarakat Adat Dalem Tamblingan membagi kawasan Alas Mertajati ke dalam empat zona. Pembagian zona tersebut menggunakan beberapa pertimbangan, yaitu:

  1. Lokasi perburuan
  2. Dominasi jenis
  3. Jarak dengan Danau Tamblingan dan Danau Buyan

Setiap zona diidentifikasi melalui 3 - 4 petak ukur untuk melihat nilai:

  1. Kerapatan relatif
  2. Frekuensi relatif
  3. Dominansi relatif

Dengan menjumlahkan ketiga parameter tersebut, dapat diketahui indeks nilai penting dari masing-masing jenis vegetasi yang dapat memberikan gambaran tentang peranan jenis vegetasi bersangkutan di dalam komunitasnya atau pada lokasi tertentu.

Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Vegetasi

Keberhasilan setiap jenis vegetasi untuk mengokupasi suatu area dipengaruhi oleh kemampuan vegetasi tersebut beradaptasi secara optimal terhadap seluruh faktor yang saling berinteraksi, meliputi:

  1. Faktor lingkungan fisik: temperatur, cahaya, struktur tanah, kelembaban
  2. Faktor biotik: interaksi antar jenis, kompetisi, parasitisme
  3. Faktor kimia: ketersediaan air, oksigen, pH, nutrisi tanah